Wednesday, 25 June 2014

PERTUMBUHA EKONOMI MENURUT R.SOLOW



Tugas 3.3 : Pengertian Pertumbuhan Ekonomi Menurut TE. NEO KLASIK “Robert Solow”

Teori pertumbuhan ekonomi Neoklasik

Teori pertumbuhan Neo-klasik melihat dari sudut pandang yang berbeda, yaitu dari segi penawaran. Menurut teori ini, yang dikembangkan oleh Abramovits dan Solow pertumbuhan ekonomi tergantung pada perkembangan faktor-faktor produksi. Dalam persamaan, pandangan ini dapat dinyatakan dengan persamaan:

AY = f (AK,AL,AT)
Dimana :
     AY adalah tingkat pertumbuhan ekonomi
     AK adalah tingkat pertumbuhan modal
     AL adalah tingkat pertumbuhan penduduk
     At adalah tingkat pertumbuhan teknologi

Analisis solow selanjutnya membentuk formula matematik untuk persamaan itu dan seterusnya membuat pembuktian secara kajian empiris untuk menunjukkan kesimpulan berikut:
faktor terpenting yang mewujudkan pertumbuhan ekonomi bukanlah pertambahan modal dan pertambahan tenaga kerja. Faktor yang paling penting adalah kemajuan teknologi dan pertambahan kemahiran dan kepakaran tenaga kerja.

1.  Teori pertumbuhan ekonomi Robert Sollow

 Rober Sollow lahir pada tahun 1950 di Brookyn, ia seorang peraih nobel di bidang ilmu ekonomi pada tahun 1987. Robert Sollow menekankan perhatiannya pada pertumbuhan output yang akan terjadi atas hasil kerja dua faktor input utama, Yaitu modal dan tenaga kerja. Robert Solow berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan rangkaian kegiatan yang bersumber pada manusia, akumulasi modal, pemakaian teknologi modern dan hasil atau output. Adapun pertumbuhan penduduk dapat berdampak positif dan dapat berdampak negatif. Oleh karenanya, menurut Robert Solow pertambahan penduduk harus dimanfaatkan sebagai sumber daya yang positif.

  bahwa pertumbuhan ekonomi di pengaruhi oleh 3 faktor :
       ·        Pertumbuhan modal
       ·        Pertumbuhan penduduk
       ·        Pertumbuhan teknologi

  teori pertumbuha ekonomi harrod domar pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh:
       ·        Barang modal yang digunakan secara penuh.
       ·        Besarnya tabungan proposional dengan fluktuasi pendapatan nasional.
       ·        Perbandingan antara modal dan hasil produksi.
       ·        Perekonomian hanya terdiri dari dua sector(perekonomian tertutup)


NAMA  : AYU FARADILLA
KELAS  : 1EB23
NPM     : 21213538
TUGAS 3.3
 

PERTUMBUHAN EKONOMI MENURUT ADAM SMITH



Tugas 3.2 : Pengertian Pertumbuhan Ekonomi Menurut TE. KLASIK “Adam Smith”

Teori pertumbuhan ekonomi klasik
Menurut pandangan ahli-ahli ekonomi klasik, ada 4 faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, yaitu: jumlah penduduk, jumlah stock barang-barang modal, luas tanah dan kekayaan alam, serta tingkat teknologi yang digunakan. Dalam teori pertumbuhan mereka, misalkan luas tanah dan kekayaan alam adalah tetap jumlahnya dan tingkat teknologi tidak mengalami perubahan. Berdasarkan kepada teori pertumbuhan ekonomi klasik yang baru  menjelaskan bahwa perkaitan di antara pendapatan per kapita dan jumlah penduduk. Teori tersebut dinamakan teori penduduk optimum. Teori pertumbuhan klasik dapat dilihat bahwa apabila terdapat kekurangan penduduk, produksi marjinal adalah lebih tinggi dari pada pendapatan per kapita. Akan tetapi apabila penduduk semakin banyak, hukum hasil tambahan yang semakin berkurang akan mempengaruhi fungsi produksi, yaitu produksi marjinal akan mulai mengalami penurunan. Oleh karenanya pendapatan nasional dan pendapatan per kapita menjadi semakin lambat pertumbuhannya.

Teori pertumbuhan ekonomi menurut Adam Smith
“An Inquiry into the nature and causes of the wealth of the nation”, teorinya yang dibuat dengan teori the invisible hands (Teori tangan-tangan gaib)
Teori pertumbuhan ekonomi Adam Smith ditandai oleh dua faktor yang saling berkaitan, yaitu :
  1. Pertumbuhan penduduk
  2. Pertumbuhan output total
Sedangkan pertumbuhan output yang akan dicapai dipengaruhi oleh 3 komponen berikut ini :
  1. sumber-sumber alam
  2. tenaga kerja (pertumbuhan penduduk
  3. jumlah persediaan



    NAMA :AYU FARADILLA
    KELAS : 1EB23
    NPM    : 21213538
    TUGAS 3.2

Wednesday, 7 May 2014

(PSP/DI) Disposable Income



     Tugas 2.6

     PSP/ DI (Disposible Income)

DI adalah pendapatan yang diterima masyarakat yang sudah siap dibelanjakan oleh penerimanya. Pendapatan yang siap dibelanjakan (Disposable Income) yaitu pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan menjadi investasi. Disposable income ini diperoleh dari personal income (PI) dikurangi dengan pajak langsung. Pajak langsung (direct tax) adalah pajak yang bebannya tidak dapat dialihkan kepada pihak lain, artinya harus langsung ditanggung oleh wajib pajak, contohnya pajak pendapatan.

Rumus DI
DI = PI – Pajak langsung
 





Nama  : Ayu Faradilla
Kelas  : 1EB23
Npm   : 21213538
TUGAS 2.6 (PSP/DI) Disposable Income