Wednesday, 9 April 2014

Pengertian sistem perekonomian atau sistem ekonomi



AYU FARADILLA
21213538
1EB23
TUGAS 1.1


Sistem ekonomi


Berbagai permasalahan ekonomi yang dihadapi oleh semua negara di dunia, hanya dapat diselesaikan berdasarkan sistem ekonomi yang dianut oleh masing–masing negara.
Perbedaan penerapan sistem ekonomi dapat terjadi karena perbedaan pemilikan sumber daya maupun perbedaan sistem pemerintahan suatu negara.
Sistem ekonomi merupakan perpaduan dari aturan–aturan atau cara–cara yang menjadi satu kesatuan dan digunakan untuk mencapai tujuan dalam perekonomian. Suatu sistem dapat diibaratkan seperti lingkaran-lingkaran kecil yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya.
Lingkaran-lingkaran kecil tersebut merupakan suatu subsistem. Subsistem tersebut saling berinteraksid an akhirnya membentuk suatu kesatuan sistem dalam lingkaran besar yang bergerak sesuai aturan yang ada.
Sistem ekonomi dapat berfungsi sebagai :

a. Sarana pendorong untuk melakukan produksi
b. Cara atau metode untuk mengorganisasi kegiatan individu
c. Menciptakan mekanisme tertentu agar distribusi barang dan jasa terlaksana dengan baik.

Macam-macam Sistem Ekonomi
Sistem ekonomi sebagai solusi dari permasalahan ekonomi yang terjadi dapat dibedakan menjadi 4 macam, yaitu :

1. Sistem Ekonomi Tradisional
2. Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas)
3. sistem ekonomi Komando (Terpusat)
4. Sistem Ekonomi Campura

1. Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional secara turun temurun dengan hanya mengandalkan alam dan tenaga kerja.
Ciri dari sistem ekonomi tradisional adalah :

1. Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana
2. Hanya sedikit menggunakan modal
3. Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang dengan barang)
4. Belum mengenal pembagian kerja
5. Masih terikat tradisi
6. Tanah sebagai tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran

2. Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas)
Sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar.Sistem ini sesuai dengan ajaran dari Adam Smith, dalam bukunya An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations.
Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah :

1. Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal
2. Setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang dimilikinya
3. Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba
4. Semua aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh masyarakat (Swasta)
5. Pemerintah tidak melakukan intervensi dalam pasar
6. Persaingan dilakukan secara bebas
7. Peranan modal sangat vital Kebaikan dari sistem ekonomi

3. Sistem Ekonomi Komando (Terpusat)
Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian. Pada sistem ini pemerintah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi, dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi, serta untuk siapa barang tersebut diproduksi.
Ciri dari sistem ekonomi komando  (Terputus) adalah :

1. Semua alat dan sumber-sumber daya dikuasai pemerintah
2. Hak milik perorangan tidak diakui
3. Tidak ada individu atau kelompok yang dapat berusaha dengan bebas dalam
  kegiatan perekonomian     
4. Kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah Kebaikan dari sistem

4. Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.
Ciri dari sistem ekonomi campuran adalah :

1. Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat
2. Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah
3. Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, menetapkan
    kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan swasta.


Secara umum saat ini hampir tidak ada negara yang murni melaksanakan sistem ekonomi terpusat maupun pasar, yang ada adalah kecenderungan terhadap ekonomi pasar seperti Amerika, Hongkong, dan negara–negara eropa barat yang berpaham liberal, sementara negara yang pernah menerapkan ekonomi terpusat adalah Kuba, Polandia dan Rusia yang berideologi sosialis atau komunis.







SUMBER:

Sistem Perekonomian Sosialis


AYU FARADILLA
21213538
1EB23
TUGAS 1.3



Sistem Ekonomi sosialis yaitu sistem ekonomi yang seluruh kegiatan ekonominya direncanakan, dilaksanakan, dan diawasi oleh pemerintah secara terpusat. Sistem ekonomi sosialis tidak sama dengan sistem ekonomi komunis, sosialisme merupakan tahap persiapan ke komunisme.

Sistem ekonomi sosialis mempunyai tujuan kemakmuran bersama, filosofi ekonomi sosialis adalah bagaimana mendapatkan kesejahteraan, perkembangan sosialisme dimulai dari kritik terhadap kapitalisme. Inilah yang menjadikan Karl Marx mengkritik sistem kapitalis sebagai ekonomi yang tidak sesuai dengan aspek kemasyarakatan. Menurut Marx, tidak ada tempat bagi kapitalisme didalam kehidupan, maka upaya revolusioner harus dilakuakan untuk menghancurkan kapitalisme, alat-alat produksi harus dikuasai oleh Negara guna melindungi rakyat.

Ciri-ciri sistem ekonomi Sosialis:

     1.       Lebih mengutamakan kebersamaan
-             Masyarakat dianggap sebagai satu-satunya kenyataan sosial, sedangkan individu-individu    
               fiksi belaka.
     -        Tidak ada pengakuan atas hak-hak pribadi (individu) dalam sistem sosialis.
     2.       Peran pemerintah sangat kuat
     -        Pemerintah bertindak aktif mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga tahap   
               pengawasan.
     -        Alat-alat produksi dan kebijaksanaan ekonomi semuanya diatur oleh negara
     3.      Sifat manusia ditentukan oleh pola produksi
     -        Pola produksi (aset dikuasai masyarakat) melahirkan kesadaran kolektivisme (masyarakat
               sosialis)
     -        Pola produksi (aset dikuasai individu) melahirkan kesadaran individualisme (masyarakat
               kapitalis)

Faktor-faktor yang mendorong lahirnya sosialisme

     1.       Karena adanya revolusi industri
     2.      Karena bangkitnya kaum borjuis (majikan) dan kaum proletar (buruh)
     3.     Munculnya pemikiran-pemikiran baru yang lebih terpelajar dan lebih rasional terhadap kehidupan  
            manusia dan masyarakat
     4.      Adanya tuntutan-tuntutan berlakunya demokrasi dari hasil Revolusi Perancis
      Karl Max merupakan tokoh pengkritik kapitalisme di eropa dan penggugah perlawanan kaum buruh 
      terhadap kapitalisme, juga penulis wacana yang menjadi dasar pembentukan sistem ekonomi sosial.

Prinsip Sistem Ekonomi Sosial
Dalam sistem ekonomi sosialisme mempunyai beberapa prinsip dasar sebasagai berikut:

1) Pemilikan Harta oleh Negara
            Seluruh bentuk produksi dan sumber pendapatan menjadi milik masyarakat secara keseluruhan, Hak individu untuk memiliki harta atau memanfaatkan produksi tidak diperbolehkan.

2) Kesamaan Ekonomi
            Sistem ekonomi sosialis menyatakan, (walaupun sulit ditemui disemua Negara komunis) bahwa hak-hak individu dalam suatu bidang ekonomi ditentukan oelh prinsip kesamaan. Setiap individu disediakan kebutuhan hidup menurut keperluan masing-masing.

3) Disiplin Politik
             Untuk mencapai tujuan diatas, keseluruhan Negara diletakkan dibawah peraturan kaum buruh, yang mengambil alih semua aturan produksi dan distribusi. Kebebasan ekonomi serta hak kepemilikan harta dihapus. Aturan yang diperlakukan sangat ketat untuk lebih menggefektifkan praktek sosialisme.


Kelebihan sistem ekonomi sosialis
     1.         Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi
     2.       Pasar barang dalam negeri berjalan lancar
     3.       Pemerintah dapat turut campur dalam hal pembentukan harga
     4.       Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan
     5.       Jarang terjadi krisis ekonomi

Kelemahan sistem ekonomi sosialis
     1.       Mematikan inisiatif individu untuk maju
     2.       Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat
     3.       Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memilih sumber daya

Negara yang menganut sistem ekonomi sosialis
     1.    Korea Utara
     2.    Kuba
     3.    Vietnam
     4.    RRC (sudah mulai mengendur)
     5.    Uni soviet






SUMBER:

sistem perekonomian kapitalis (liberalis)



A. Pengertian Sistem Ekonomi Kapitalis
           

Sistem Ekonomi kapitalis atau kapitalisme adalah istilah yang pertama kali diperkenalkan di abad ke-18 di Inggris. Sejak saat itu, kapitalisme mulai menyebar ke wilayah Eropa, lalu Amerika dan terus menyebar ke belahan bumi lainnya. Pemikir Kapitalisme yang terkenal adalah John Locke. Kapitalisme sangat erat kaitannya dengan capital atau modal. Secara etimologis, kapitalisme berasal dari bahasa latin “coput” yang berarti kepala, kehidupan, dan kesejahteraan. Dari arti inilah kemudian capital atau modal diinterpretasikan sebagai suatu titik kesejahteraan di dalam aspek kehidupan manusia. Kapitalisme adalah sistem ekonomi yang berasakan kepentingan pribadi, dimana nilai produksi dan konsumsi semata-mata untuk meng-gait profit. Sistem kapitalisme sama sekali tidak meng-indahkan kesejahteraan sosial, kepentingan bersama, kepemilikan bersama ataupun yang semacamnya. Asas kapitalisme adalah kepuasan sepihak, alias setiap keuntungan adalah milik pribadi.


            Dalam perkembangannya, terdapat banyak definisi mengenai kapitalisme yang dilahirkan oleh para ahli ekonomi, sosial dan politik di seluruh dunia. Berikut adalah definisi-definisi kapitalisme menurut beberapa ahli :

1. Milton H. Spencer dalam bukunya yg berjudul Contemporary Macro Economics (1977) Kapitalisme merupakan sistem organisasi ekonomi yang dicirikan oleh hak milik privat atas alat-alat produksi dan distribusi dan pemanfaatanya untuk mencapai laba dalam kondisi yang sangat kompetitif.

2. Ruth Mc Vey (1998)
Kapitalisme adalah sistem yang menggunakan alat-alat produksi yang berada di tangan sector swasta untuk menciptakan laba dan sebagian besar laba akan ditanam kembali untuk  memperbesar kemampuan menghasilkan laba kembali.

B. Ciri- Ciri Sistem Ekonomi Kapitalis   

Sistem Ekonomi Kapitalis memiliki cirri-ciri berupa :
 
1. Hak milik swasta dan hak pribadi ( Private Property )      
Kapitalisme mempunyai satu hal yang paling utama yaitu adanya lembaga yang memiliki hak milik swasta atau hak-hak pribadi. Hal ini sama seperti yang dikemukakan oleh John Locke bahwa kekayaan adalah hak alamiah yang terlepas dari kekuasaan negara.

2. Kepentingan diri sendiri ( Self Interest )
Dalam kapitalisme, individu diperbolehkan mengejar kepentingannya sendiri tanpa campur tangan pemerintahan.

3. Minimnya campur tangan pemerintah
Untuk mencapai hal yang terbaik, peran pemerintah sangat diminimalisir dan ada prinsip “The invisible hand” yang diperkenalkan oleh Adam Smith yang sangat efesien dalam mengatur perekonomian.

4. Prinsip Laissez Faire (individualisme ekonomi dan kebebasan ekonomi)
Kepemilikan alat-alat produksi ada di tangan individu dan individu bebas memilih pekerjaan atau usaha yang dipandang baik bagi dirinya tanpa intervensi pemerintah.

5. Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar
Disini pasar berfungsi sebagai pemberi signal kepada produsen dan konsumen dalam bentuk penentuan harga-harga dengan motif menggerakan perekonomian dan mencari laba.

6. Adanya persaingan
Manusia dipandang sebagai mahluk homo-economicus yang selalu mengejar  keuntungan yang sangat erat dengan munculnya persaingan.

     ·         Sistem Kapitalis Modern
                       
Ciri-cirinya adalah :
     1.      Karena adanya persaingan bebas, maka produsen cenderung meningkatkan hasil produksi
     2.      Kemungkinan pendapatan dapat dimaksimalkan
     3.      Dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja
     4.      Pemilihan sektor usaha disesuaikan dengan kemampuan


D. Kebaikan dan Keburukan Sistem Ekonomi Kapitalis
           
            Sistem ekonomi kapitalis memiliki cukup banyak kebaikan, tidak heran jika sistem ekonomi ini diadopsi dan diaplikasikan oleh cukup banyak negara di dunia ini meskipun tidak semua negara murni menjalankan sistem ini tapi tetap saja unsur-unsur sistem ini bisa dilihat dalam sistem ekonomi dibanyak negara. Kebaikan dari sistem ekonomi kapitalis antara lain adalah :

    1. Menumbuhkan kreatifitas masyarakat dalam mengatur kegiatan perekonomian.
    2. Bebas memiliki sumber produksi.
    3. Bebas dalam melakukan kegiatan perekonomian.
    4. Munculnya rasa persaingan untuk maju.
    5. Muncul banyak wirausaha dengan inovasi yang bisa menjadi innovator.
    6. Barang yang diproduksi memiliki mutu tinggi karena persaingan pasar.
    7. Lebih efesien dan efektif dalam pemanfaatan sumber daya dan distribusi barang.
    8. Setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari laba

Dalam pengimplementasiannya, sistem ekonomi kapitalis mulai di protes banyak ahli karena dianggap juga memiliki banyak keburukan. Banyak negara mencurigai bahwa kapitalisme adalah biang kerok dari kerusakan suatu negara di banyak sektor. Keburukan dari sistem ekonomi kapitalis adalah:

    1. Pemerataan pendapatan sulit dilakukan.
    2. Masyarakat lebih cenderung mementingkan kepentingan pribadinya
        sehingga memunculkan kesenjangan sosial.
    3. Lebih cenderung terjadi eksploitasi kaum proletar oleh kaum borjuis.
    4. Menimbulkan monopoli yang bisa merugikan masyarakat banyak.
    5. Adanya gejolak perekonomian.
    6. Tidak ada persaingan sempurna, yang ada hanya persaingan monopolistic.
    7. Sistem harga cenderung gagal dalam alokasi sumber daya secara efesien.
    8. Menimbulkan eksploitasi sumber daya, mematikan kerjasama dan unsur kemanusiaan.

   Cara penanggulangan sistem ekonomi kapitalisme, yaitu :

     ·         Mengeluarkan UU perburuhan/ketenagakerjaan
     ·         Mengawasi kegiatan perdagangan
     ·         Membuat UU. Sosial
     ·         Mengawasi perusahaan yang sifatnya monopolitis


  
AYU FARADILLA
21213538
1EB23
TUGAS 1.2




SUMBER :

http://handzmentallist.blogspot.com/2010/04/pengertian-sistem-perekonomian.html