Rancangan usulan penelitian adalah langkah yang paling awal dalam proses
penyusunan penelitian. Usulan penelitian adalah langkah berikutnya, dan makalah
adalah hasil akhirnya.
Rancangan usulan penelitian ini memberi gambaran secara menyeluruh tentang
pokok masalah yang hendak diteliti, teori dan konsep serta data yang dipakai
untuk melakukan penelitian; cara penelitian dilakukan dan hasil yang diharapkan
akan dicapai. Rancangan usulan penelitian ini dipakai untuk menilai apakah
seorang itu bisa mulai melakukan penelitian secara mandiri.
Manfaat rancangan usulan penelitian
1.
Sebagai kerangka operasional penelitian
(blue print)
2.
Menegaskan kedalaman (intensitas) dan
keleluasaan (ekstensitas) penelitian.
3.
Memperkirakan penelitian yang akan
dihadapi dan rancangan alteratif penyelesaiannya.
4.
Mengetahui kelemahan hasil penelitian
Bentuk Rancangan Usulan Penelitian
Suatu penelitian itu mungkin bermaksud dan bertujuan untuk memperoleh data
informasi dan kemudian untuk bahan menulis. Misalnya
1.
Skripsi
2.
Makalah untuk seminar, simposium, dan pertemuan ilmiah
lainnya
3.
Karangan ilmiah
4.
Tesis magister/disertasi doktor
5.
Laporan proyek
Rancangan usulan penelitian untuk disertasi sekurang-kurangnya memuat
unsur-unsur pokok sebagai berikut :
Bagian Awal
-
Judul penelitian yang
direncanakan
Judul rancangan usulan penelitian diketik dengan huruf kapital. Judul hendaklah
cukup ekspresif menunjukkan dengan tepat masalah yang hendak diteliti. Di bawah
judul ditulis kalimat :
Rancangan Usulan Penelitian Untuk Disertasi
-
Identitas
Penulis
Nama : hanya huruf-huruf pertama yang diketik dengan huruf Kapital.
-
Tanggal
Pengajuan, ditulis :
Diajukan kepada Program Pascasarjana
Bagian Utama
-
Rasional dari judul yang dipilih :
Rasional
dari judul yang dipilih. Memberikan nalar dan pembenaran terhadap pemilikan dan
perumusan judul yang dipilih. Pada bagian ini dapat dilengkapi dengan
pertanyaan penelitian, hasil yang diharapkan dan masalah yang diantisipasi.
Uraian tentang perkiraan hasil (kuantitatif/kualitatif) yang diperkirakan akan
dicapai. Diuraikan pula masalah atau hambatan yang diperkirakan akan dihadapi
yang dapat mempengaruhi untuk penelitian.
-
Perumusan masalah, telaah pustaka dan penelitian terdahulu :
Dalam rancangan
usulan penelitian untuk disertasi, unsur pokok perumusan masalah ini mempunyai
peranan lebih penting dari unsur-unsur pokok lain. Didalam perumusan masalah
inilah akan terlihat kesiapan akademik penyusunan rancangan usulan penelitian
itu. Unsur pokok perumusan masalah ini sekurang-kurangnya harus memuat hal-hal
sebagai berikut :
a.
Penjelasan mengenai
mengapa masalah yang dikemukakan dalam rancangan usulan penelitian untuk
disertasi itu dipandang menarik, penting dan perlu diteliti.
b.
Beberapa bukti bahwa
masalah tersebut belum ada jawaban atau pemecahan yang memuaskan.
c.
Letak masalah yang akan
diteliti itu dalam konteks permasalahan yang lebih besar.
-
Tujuan dan kegunaan penelitian :
Dalam fasal
tujuan dan kegunaan penelitian ini disebutkan secara spesifik tujuan-tujuan apa
yang dirancangkan akan dicapai dalam penelitian itu dan kegunaan apa yang akan
diperoleh dari penelitian yang dirancangkan.
-
Kerangka pemikiran teoritis :
Fasal kerangka pemikiran teoritis memuat
garis-garis besar pemikiran teoritis, termasuk telaah pustaka yang akan
menuntun penyusun dalam membangun teori yang akan disajikan dan diuji dalam
rangka penyusunan disertasi.
-
Rancangan hipotesis, jika dipakai :
Hipotesis, jika
ada, hendaklah dirumuskan dengan tepat dan jelas dalam kalimat berita (kalimat
deklaratif) tentang sikap ilmiah yang diambil terdapat masalah yang hendak
diteliti.
-
Metode penelitian :
Pasal metode penelitian
memuat hal-hal sebagai berikut:
a.
Pendekatan
dan bentuk/cara yang dipakai untuk meneliti.
b.
Penjelasan
tentang populasi serta rancangan teknik pengambilan sampel yang akan digunakan
dalam penelitian.
c.
Metode
pengumpulan data dan alat pengambil data yang akan digunakan.
d.
Bahan-bahan
yang akan dipakai, kalau ada.
e.
Alat-alat
perlengkapan yang akan dipakai, kalau ada.
f.
Teknik
atau model analisis yang akan dipakai.
g.
Rancangan
aturan-aturan untuk menerima atau menolak hipotesis.
-
Hasil yang diharapkan dan masalah yang diantisipasi.
-
Jadwal penelitian :
Jadwal penelitian
dibuat secara cermat, dengan mempertimbangkan kelayakannya. Jadwal penelitian
menunjukkan hal-hal sebagai berikut :
a.
Tahap-tahap
penelitian yang akan dilakukan.
b.
Waktu
yang diperlukan untuk melaksanakan masing-masing tahap, dinyatakan dalam satuan
bulan.
Rincian
kegiatan untuk tahap masing-masing.
Bagian Akhir
-
Daftar pustaka sementara :
Penulisan daftar
pustaka didasarkan atas pustaka yang telah dijadikan sumber dalam penyusunan
rancangan usulan penelitian. Tujuan utama penyajian daftar pustaka adalah
memberi informasi mengenai bagaimana orang dapat dengan mudah menemukan sumber
yang disebutkan dalam rancangan usulan penelitian.
Hal-hal yang perlu disebutkan dalam daftar pustaka adalah seperti disebutkan
dibawah ini:
a.
Untuk
buku :
1.
Nama
penulis
2.
Tahun
penerbitan
3.
Judul
buku
4.
Nama
penerbit
5.
Tempat
penerbitan.
b.
Untuk
jurnal :
1.
Nama
penulis
2.
Tahun
penerbitan
3.
Judul
tulisan
4.
Nama
jurnal
5.
Jilid
( dan nomor )
6.
Halaman
c.
Untuk sumber pustaka lain dapat digunakan pedoman yang lazim.
d.
Cara menulis pustaka dan artikel sesuai ketentuan yang berlaku.
-
Daftar riwayat hidup penyusun rancangan :
Daftar riwayat hidup (bio-data, curriculum vitae) penyusun
rancangan usulan penelitian memuat hal-hal sebagai berikut :
a.
Nama lengkap dan derajat akademik
b.
Tempat dan tanggal lahir
c.
Pangkat dan jabatan
d.
Riwayat pendidikan tinggi
e.
Karya ilmiah
f.
Pertemuan ilmiah yang dihadiri dan
g.
Penghargaan ilmiah, bila ada.
Referensi :
Ayu Faradilla
21213538 , 3EB25
Tugas Softskill "bab 14"
Bahasa Indonesia 2#