Wednesday, 16 October 2013

"Wayang Golek"



Penyebab Terkikisnya Wayang Golek :

Bila membicarakan kebudayaan di tanah sunda, tentunya tidak bisa terlepas dari kesenian yang satu ini. Salah satu yang menjadi ciri khas kesenian jawa barat yakni wayang golek. Wayang golek dibuat dari kayu lame dengan cara diraut dan diukir hingga menyerupai bentuk yang diinginkan. Untuk menggambar bagian-bagian wajah serta motif digunakan cat. Proses ini merupakan proses yang sangat rumit dan penting karena warna akan menghasilkan karakter wayang yang nantinya akan dimainkan oleh para dalang. Biasanya warna wayang golek berputar pada warna dasar merah, putih, prada dan hitam.

Wayang yang terkenal ini terdiri dari bagian-bagian yang saling mendukung seperti adanya seorang dalang yang memainkan boneka berdasarkan cerita. Selain itu, wayang bagi para dalang, wayang juga menjadi instrumen penyampai pesan-pesan demi membangun nilai gotong royong dan keharmonisan masyarakat. Hal tersebut menjadi kewajiban para dalang dalam menjalankan warisan tradisi dan kesenian budaya Indonesia, melalui wayang golek ini.
Selain dalang dan juga wayangnya itu sendiri, bagian yang tidak terpisahkan dari kesenian ini adalah nayaga yaitu grup atau orang yang memainkan gamelan, kendang, gong, rebab, dan juru kawin serta juru alok. 

Adapun jenis-jenis wayang golek ini terdiri dari 3 bentuk berbeda yaitu; wayang golek cepak, wayang golek purwa dan wayang golek modern. Wayang golek cepak lebih dikenal di daerah Cirebon dengan mementaskan cerita babad dan legenda setempat. Wayang jenis ini juga disebut cepak karena permukaan wajahnya yang datar.
Sementara wayang golek purwa merupakan wayang golek yang khusus membawakan cerita Mahabharata dan Ramayana. Uniknya penyampaian cerita Mahabarata yang kental akan nuansa Jawa diceritakan dalam bahasa Sunda. Sementara wayang golek modern layaknya wayang golek purwa namun pementasannya disesuaikan dengan kehidupan modern.

Pada zaman sekarang hiburan seperti wayang golek sudah jarang dimainkan, atau dipertunjukkan, padahal wayang golek adalah salah satu kebudayaan Indonesia yang ada di jawa barat. Bisa dibilang sekarang wayang golek sudah mulai terkikis ironisnya dari perkembangan saat ini sudah banyak hiburan yang lebih menarik dibandingkan wayang golek. Contohnya saja remaja zaman sekarang lebih tertarik/lebih suka menonton film ke bioskop dibandingkan menonton hiburan jadul (jaman dulu). Banyak yang bilang kalau menonton hiburan seperti itu dibilang ngak gaul. Pada kenyataannya jadi terpengaruh oleh budaya Indonesia. Siapakah yang harus disalahkan.??? Seharusnya sebagai warga Negara Indonesia, budaya bukan Cuma dinikmati, tetapi cobalah untuk dipelajari, karena sekarang mulai sedikit masyarakat yang bisa memainkan wayang golek. Budaya itu akan hilang dan tidak akan bisa dinikmati lagi jika tidak ada yang memainkannya.


Solusinya :
Jangan hanya menjaga kebudayaan yang telah ada, tapi coba kembangkanlah kebudayaan itu sendiri sesuai zaman tanpa menghilangkan unsure-unsur dasar budaya itu sendiri, agar budaya itu bisa dinikmati lebih enak dan tidak membosankan.,

No comments: