A.
Pengertian Sistem Ekonomi Kapitalis
Sistem Ekonomi kapitalis atau kapitalisme
adalah istilah yang pertama kali diperkenalkan di abad ke-18 di Inggris. Sejak
saat itu, kapitalisme mulai menyebar ke wilayah Eropa, lalu Amerika dan terus
menyebar ke belahan bumi lainnya. Pemikir Kapitalisme yang terkenal adalah John
Locke. Kapitalisme sangat erat kaitannya dengan capital atau modal. Secara
etimologis, kapitalisme berasal dari bahasa latin “coput” yang berarti kepala,
kehidupan, dan kesejahteraan. Dari arti inilah kemudian capital atau modal
diinterpretasikan sebagai suatu titik kesejahteraan di dalam aspek kehidupan
manusia. Kapitalisme adalah sistem ekonomi yang berasakan kepentingan pribadi,
dimana nilai produksi dan konsumsi semata-mata untuk meng-gait profit. Sistem
kapitalisme sama sekali tidak meng-indahkan kesejahteraan sosial, kepentingan
bersama, kepemilikan bersama ataupun yang semacamnya. Asas kapitalisme adalah
kepuasan sepihak, alias setiap keuntungan adalah milik pribadi.
Dalam perkembangannya, terdapat
banyak definisi mengenai kapitalisme yang dilahirkan oleh para ahli ekonomi,
sosial dan politik di seluruh dunia. Berikut adalah definisi-definisi
kapitalisme menurut beberapa ahli :
1. Milton H. Spencer dalam bukunya yg berjudul
Contemporary Macro Economics (1977) Kapitalisme merupakan sistem organisasi
ekonomi yang dicirikan oleh hak milik privat atas alat-alat produksi dan
distribusi dan pemanfaatanya untuk mencapai laba dalam kondisi yang sangat
kompetitif.
2. Ruth Mc Vey (1998)
Kapitalisme adalah sistem yang menggunakan
alat-alat produksi yang berada di tangan sector swasta untuk menciptakan laba
dan sebagian besar laba akan ditanam kembali untuk memperbesar kemampuan
menghasilkan laba kembali.
B. Ciri- Ciri
Sistem Ekonomi Kapitalis
Sistem Ekonomi Kapitalis memiliki cirri-ciri berupa :
1. Hak milik
swasta dan hak pribadi ( Private Property )
Kapitalisme mempunyai satu hal yang paling
utama yaitu adanya lembaga yang memiliki hak milik swasta atau hak-hak pribadi.
Hal ini sama seperti yang dikemukakan oleh John Locke
bahwa kekayaan adalah hak alamiah yang terlepas dari kekuasaan negara.
2. Kepentingan diri sendiri ( Self Interest )
Dalam kapitalisme, individu diperbolehkan
mengejar kepentingannya sendiri tanpa campur tangan pemerintahan.
3. Minimnya campur tangan pemerintah
Untuk mencapai hal yang terbaik, peran pemerintah sangat diminimalisir dan ada prinsip “The invisible hand” yang diperkenalkan oleh Adam Smith yang sangat efesien dalam mengatur perekonomian.
Untuk mencapai hal yang terbaik, peran pemerintah sangat diminimalisir dan ada prinsip “The invisible hand” yang diperkenalkan oleh Adam Smith yang sangat efesien dalam mengatur perekonomian.
4. Prinsip Laissez Faire (individualisme
ekonomi dan kebebasan ekonomi)
Kepemilikan alat-alat produksi ada di tangan individu dan individu bebas memilih pekerjaan atau usaha yang dipandang baik bagi dirinya tanpa intervensi pemerintah.
Kepemilikan alat-alat produksi ada di tangan individu dan individu bebas memilih pekerjaan atau usaha yang dipandang baik bagi dirinya tanpa intervensi pemerintah.
5. Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar
Disini pasar berfungsi sebagai pemberi signal kepada produsen dan konsumen dalam bentuk penentuan harga-harga dengan motif menggerakan perekonomian dan mencari laba.
6. Adanya persaingan
Manusia dipandang sebagai mahluk homo-economicus yang selalu mengejar keuntungan yang sangat erat dengan munculnya persaingan.
Disini pasar berfungsi sebagai pemberi signal kepada produsen dan konsumen dalam bentuk penentuan harga-harga dengan motif menggerakan perekonomian dan mencari laba.
6. Adanya persaingan
Manusia dipandang sebagai mahluk homo-economicus yang selalu mengejar keuntungan yang sangat erat dengan munculnya persaingan.
·
Sistem Kapitalis
Modern
Ciri-cirinya adalah :
1. Karena adanya persaingan bebas, maka produsen
cenderung meningkatkan hasil produksi
2. Kemungkinan pendapatan dapat dimaksimalkan
3. Dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja
4. Pemilihan sektor usaha disesuaikan dengan
kemampuan
D. Kebaikan dan Keburukan Sistem Ekonomi Kapitalis
Sistem
ekonomi kapitalis memiliki cukup banyak kebaikan, tidak heran jika sistem
ekonomi ini diadopsi dan diaplikasikan oleh cukup banyak negara di dunia ini
meskipun tidak semua negara murni menjalankan sistem ini tapi tetap saja
unsur-unsur sistem ini bisa dilihat dalam sistem ekonomi dibanyak negara.
Kebaikan dari sistem ekonomi kapitalis antara lain adalah :
1. Menumbuhkan kreatifitas masyarakat dalam mengatur kegiatan perekonomian.
2. Bebas memiliki sumber produksi.
3. Bebas dalam melakukan kegiatan perekonomian.
4. Munculnya rasa persaingan untuk maju.
5. Muncul banyak wirausaha dengan inovasi yang bisa menjadi innovator.
6. Barang yang diproduksi memiliki mutu tinggi karena persaingan pasar.
7. Lebih efesien dan efektif dalam pemanfaatan sumber daya dan distribusi barang.
8. Setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari laba
Dalam
pengimplementasiannya, sistem ekonomi kapitalis mulai di protes banyak ahli
karena dianggap juga memiliki banyak keburukan. Banyak negara mencurigai bahwa
kapitalisme adalah biang kerok dari kerusakan suatu negara di banyak sektor.
Keburukan dari sistem ekonomi kapitalis adalah:
1. Pemerataan pendapatan sulit dilakukan.
2. Masyarakat lebih cenderung mementingkan kepentingan pribadinya
sehingga
memunculkan kesenjangan sosial.
3. Lebih cenderung terjadi eksploitasi kaum proletar oleh kaum borjuis.
4. Menimbulkan monopoli yang bisa merugikan masyarakat banyak.
5. Adanya gejolak perekonomian.
6. Tidak ada persaingan sempurna, yang ada hanya persaingan monopolistic.
7. Sistem harga cenderung gagal dalam alokasi sumber daya secara efesien.
8. Menimbulkan eksploitasi sumber daya, mematikan kerjasama dan unsur kemanusiaan.
3. Lebih cenderung terjadi eksploitasi kaum proletar oleh kaum borjuis.
4. Menimbulkan monopoli yang bisa merugikan masyarakat banyak.
5. Adanya gejolak perekonomian.
6. Tidak ada persaingan sempurna, yang ada hanya persaingan monopolistic.
7. Sistem harga cenderung gagal dalam alokasi sumber daya secara efesien.
8. Menimbulkan eksploitasi sumber daya, mematikan kerjasama dan unsur kemanusiaan.
Cara penanggulangan sistem ekonomi
kapitalisme, yaitu :
·
Mengeluarkan UU
perburuhan/ketenagakerjaan
·
Mengawasi
kegiatan perdagangan
·
Membuat UU. Sosial
·
Mengawasi perusahaan yang sifatnya
monopolitis
AYU FARADILLA
21213538
1EB23
TUGAS 1.2
SUMBER :

No comments:
Post a Comment